Category Archives: Cisco

Instalasi Third-Party Transceiver Module (SFP) pada Router / Switch Cisco

Instalasi third-party transceiver module (non-Cisco SFP) sebenarnya bisa. Namun pada kondisi default, perangkat Cisco (router, switch, dll) hanya mau dipadukan dengan SFP/GBIC (Gigabit Interface Converter) ber-merk Cisco ataupun yang sudah berlisensi Cisco-supported saja. Selain masalah komersial, hal ini tentu saja untuk mencegah timbulnya problem pada perangkat yang diakibatkan oleh penggunaan gbic module (SFP) abal-abal. Namun… Read More »

Tiga Langkah Mudah VRF-Lite Sederhana Tanpa BGP

VRF-lite adalah fitur yang memungkinkan sebuah perangkat jaringan untuk dapat mendukung 2 atau lebih VPN, di mana VPN-VPN tersebut menggunakan IP yang saling tumpang tindih. VRF-lite menggunakan interface untuk membedakan rute/routing pada VPN yang berbeda dan membuat tabel forwarding virtual dengan mengasosiasikan satu atau lebih interface L3 di setiap VRF. Selain bisa menggunakan interface/port fisik… Read More »

Banyak Cara Menuju ROMMON

ROMMON adalah program kecil multifungsi yang diletakkan pada bootloader perangkat jaringan Cisco, misalnya switch atau router. Selain sering digunakan dalam proses password recovery, juga banyak digunakan sebagai solusi untuk mengatasi masalah di sistem operasi atau firmware (IOS) perangkat. Dalam kondisi normal, mode ROMMON dapat dimasuki secara mudah dengan menahan tombol Ctrl dan Break secara bersamaan… Read More »

IP Tunneling dengan Generic Routing Encapsulation (GRE) menggunakan Cisco

GRE (Generic Routing Encapsulation) atau IP tunneling (IP encapsulation) adalah teknik enkapsulasi packet IP di dalam packet IP. Lebih mudahnya, dengan GRE kita bisa menciptakan “terowongan” sebagai jalur data khusus untuk meneruskan sebuah packet melalui jaringan komputer, baik itu jaringan komputer pribadi ataupun publik. Jadi, walaupun “terowongan” tadi melewati banyak hop, namun oleh packet ybs… Read More »

Setting Cisco Router dan Catalyst Lewat Telnet dengan Username dan Password

Cisco umumnya membekali perangkat jaringannya dengan kemampuan untuk di-manage (manageable). Secara default, konfigurasi untuk semua perangkat jaringan Cisco dapat dilakukan dari komputer melalui port console (console port), menggunakan kabel rollover atau kadang juga disebut sebagai kabel console. Namun seringkali kita harus melakukan setting atau meng-configure Cisco Router dan Catalyst yang lokasinya tidak berdekatan dengan komputer… Read More »