Jaringan Komputer jaringan komputer adalah kelompok komputer yang saling terhubung satu sama lain, memungkinkan untuk saling berkomunikasi serta berbagi sumber daya dan informasi. Temukan kumpulan artikel jaringan komputer dalam Bahasa Indonesia di sini!

26Apr/12

Aten UC-232A USB to Serial di Mac OSX 10.7 Lion

usb-to-serialSetelah upgrade OS dari 10.6 Snow Leopard ke 10.7 Lion, ternyata USB to Serial Adapter yang biasa saya pakai -Aten- tidak dikenali di Macbook 2009 yang saya gunakan sehari-hari. Mengingat tidak ada official "driver" untuk Aten di Lion, maka sesuai dengan saran banyak orang berdasarkan pencarian singkat di Google, jadilah saya gunakan kext Prolific untuk kemudian ditambahkan Vendor ID dan Product ID-nya Aten UC-232A.

Pertama, kita harus cari tahu dulu berapa Vendor ID dan Product ID adapter Aten yang kita pakai. Ada banyak cara, misalnya menggunakan USB Prober yang sepaket dengan Xcode. Kebetulan sebelumnya USB to Serial Adapter ini berjalan normal ketika masih di OSX SL (10.6), maka cukup saya copy saja Vendor dan Product ID dari file Info.plist di kext Aten.

9Nov/11

Instalasi Third-Party Transceiver Module (SFP) pada Router / Switch Cisco

Cisco SFP Transceiver

Cisco SFP Transceiver

Instalasi third-party transceiver module (non-Cisco SFP) sebenarnya bisa. Namun pada kondisi default, perangkat Cisco (router, switch, dll) hanya mau dipadukan dengan SFP/GBIC (Gigabit Interface Converter) ber-merk Cisco ataupun yang sudah berlisensi Cisco-supported saja. Selain masalah komersial, hal ini tentu saja untuk mencegah timbulnya problem pada perangkat yang diakibatkan oleh penggunaan gbic module (SFP) abal-abal.

Namun ada kalanya kita perlu menggunakan transceiver merk lain (third-party), misalnya karena masalah stok (availability) maupun karena berat di ongkos (irit mode = on) hehehe.

19Oct/11

Tiga Langkah Mudah VRF-Lite Sederhana Tanpa BGP

VRF-lite adalah fitur yang memungkinkan sebuah perangkat jaringan untuk dapat mendukung 2 atau lebih VPN, di mana VPN-VPN tersebut menggunakan IP yang saling tumpang tindih. VRF-lite menggunakan interface untuk membedakan rute/routing pada VPN yang berbeda dan membuat tabel forwarding virtual dengan mengasosiasikan satu atau lebih interface L3 di setiap VRF.

Selain bisa menggunakan interface/port fisik (misalnya Ethernet), VRF juga bisa diasosiasikan dengan interface virtual/logical, misalnya Loopback. Namun perlu diingat bahwa 1 interface hanya bisa diasosiasikan dengan 1 VRF, walaupun 1 VRF bisa diasosiasikan dengan banyak interface.

VRF-Lite

Menggunakan VRF-lite, beberapa jaringan -dalam hal ini VPN- dapat berbagi dengan hanya menggunakan 1 CE, dan hanya dibutuhkan 1 jalur fisik untuk terhubung ke PE. CE yang digunakan tersebut dapat menjalankan banyak tabel VRF yang terpisah untuk tiap VPN dan mengirimkan paket ke setiap VPN berdasarkan routing table masing-masing. Dengan demikian, VRF-lite bisa digunakan sebagai perpanjangan tangan PE untuk menjangkau jaringan VPN di bawahnya dengan lebih jauh lagi.

16Oct/11

Banyak Cara Menuju ROMMON

serial hyperterminal

konfigurasi serial di hyperterminal

ROMMON adalah program kecil multifungsi yang diletakkan pada bootloader perangkat jaringan Cisco, misalnya switch atau router. Selain sering digunakan dalam proses password recovery, juga banyak digunakan sebagai solusi untuk mengatasi masalah di sistem operasi atau firmware (IOS) perangkat.

Dalam kondisi normal, mode ROMMON dapat dimasuki secara mudah dengan menahan tombol Ctrl dan Break secara bersamaan selama beberapa detik, sesaat setelah router atau switch Cisco dinyalakan. Namun, pada kenyataan selalu banyak hal yang mungkin terjadi di lapangan, misalnya tombol Break tak berfungsi, keyboard laptop/notebook yang digunakan tidak memiliki tombol Break, atau bahkan ada command "no password-recovery" di configuration. Lalu bagaimana cara masuk ROMMON jika sudah begini?

18Aug/11

Cara Mudah Pindah Server dan Migrasi Cacti

Beberapa minggu lalu salah seorang client mengalami masalah dengan Server Cactinya, yang kebetulan dulu instalasinya saya bantu. Karena pusing dan sebelumnya masih menggunakan server virtual dengan VMWare, sang client meminta saya untuk sekalian memindahkan cactinya ke server yang baru saja dibelinya, sehingga untuk selanjutnya cacti tidak lagi berjalan di server virtual.

Sebenarnya cacti tidak masalah jika diinstall di server virtual. Selain memang SNMP tidak membutuhkan resource besar, aplikasi Web Server yang digunakan pun saya lihat masih bisa dihandle dengan baik oleh VMWare karena CPU dan memory usage masih terhitung kecil. Berbeda dengan webserver untuk hosting yang memerlukan hardware dahsyat, webserver untuk cacti di Internet Service Provider (ISP) seperti client saya wajar jika tidak memakan banyak resource karena memang yang mengakses webnya hanya tim NOC yang jumlahnya segitu-segitu saja.

Seharusnya semua langkah berikut cocok digunakan di distro manapun. Kebetulan server lama menggunakan Debian 5 (Lenny) dan server baru akan menggunakan Ubuntu Server 10.04 LTS (Lucid Lynx), namun teman yang ber-RHEL juga melalui langkah yang sama kok. Berbekal masukan dari beberapa teman mengenai migrasi Cacti, sebenarnya mudah kok. Secara garis besar hanya ada 4 tahap:

  1. Instalasi cacti di server baru
  2. Matikan poller (matikan cacti) di kedua server
  3. Dump database dan file-file RRD di server lama
  4. Restore database dan file-file RRD di server baru
  5. Aktifkan poller (aktifkan cacti kembali) di server baru
  6. Aktivasi cacti di server baru via web browser dengan mode Upgrade
21May/11

Instalasi Cacti Paling Mudah dengan Distro Ubuntu

Cacti merupakan salah satu tool populer yang digunakan secara luas untuk mendukung network management yang efektif dan efisien. Tidak hanya mampu memonitor besarnya traffic atau lalu lintas data dalam jaringan, namun juga memiliki kemampuan untuk mengambil data-data penting lainnya melalui SNMP, antara lain CPU dan memory usage.

Cacti Monitoring Tool

Sulitkah implementasinya? Hmm, mudah kok. Bahkan untuk yang baru mengenal sitem operasi Linux sekalipun, normalnya tidak akanĀ  mengalami kesulitan berarti. Apalagi distro Linux yang digunakan kali ini merupakan distro paling populer dan terkenal paling mudah pengoperasiannya.

Dalam tutorial kali ini, saya menggunakan Ubuntu 10.04 LTS alias Lucid Lynx. Untuk implementasinya, silakan menggunakan Ubuntu versi berapa saja, normalnya semua proses instalasi akan sama kok :)

25Mar/10

IP Tunneling dengan Generic Routing Encapsulation (GRE) menggunakan Cisco

GRE (Generic Routing Encapsulation) atau IP tunneling (IP encapsulation) adalah teknik enkapsulasi packet IP di dalam packet IP. Lebih mudahnya, dengan GRE kita bisa menciptakan "terowongan" sebagai jalur data khusus untuk meneruskan sebuah packet melalui jaringan komputer, baik itu jaringan komputer pribadi ataupun publik. Jadi, walaupun "terowongan" tadi melewati banyak hop, namun oleh packet ybs dianggap sebagai 1 hop saja, yaitu pintu masuk tunnel dan pintu keluar tunnel.

Lebih lanjut mengenai GRE ini bisa diperoleh dari RFC 1701.

Mari kita coba dengan contoh topologi sebagai berikut :

Contoh Tunneling

Contoh Tunneling

31Aug/09

Setting Cisco Router dan Catalyst Lewat Telnet dengan Username dan Password

Kabel Console, atau Rollover Cable

Kabel Console, atau Rollover Cable

Cisco umumnya membekali perangkat jaringannya dengan kemampuan untuk di-manage (manageable). Secara default, konfigurasi untuk semua perangkat jaringan Cisco dapat dilakukan dari komputer melalui port console (console port), menggunakan kabel rollover atau kadang juga disebut sebagai kabel console.

Namun seringkali kita harus melakukan setting atau meng-configure Cisco Router dan Catalyst yang lokasinya tidak berdekatan dengan komputer kita, atau tidak ada komputer di dekat perangkat tersebut, sehingga setting melalui console tidak memungkinkan.

Dalam hal ini, mau tidak mau kita akan dihadapkan pada pilihan untuk melakukan setting/configure melalui telnet. Hal ini berarti, siapapun bisa masuk selama ybs tahu IP perangkat tersebut. Untuk mengamankannya, kita tambahkan otentikasi sederhana dengan username dan password.

23Aug/09

Transfer File Antar Komputer dengan SCP

Okeh.. karena ini tulisan pertama saya, sekaligus pertama kalinya saya menyentuh dunia blogging.. maka yang akan saya tulis disini ya yang ringan-ringan saja. Penulis menyadari keamatirannya, serta tulisan ini masih jauh dari kata sempurna oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan sarannya (alah ini mau posting aja udah kaya bikin buku, kata pengantarnya panjang banget).

Okeh.. apa itu secure copy?daripada pusing-pusing. Langsung aja kita sadur dari tante saya a.k.a. tante wiki:

Secure Copy or SCP is a means of securely transferring computer files between a local and a remote host or between two remote hosts, using the Secure Shell (SSH) protocol.

18Aug/09

Berbagi Koneksi Internet dengan Internet Connection Sharing (ICS)

Sharing internet tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Berbagi-pakai koneksi internet yang ada jamak sekali dilakukan, terutama untuk menghemat pengeluaran atas biaya sambungan. Tidak peduli itu sambungan internet broadband via kabel (speedy, fastnet, im2), jaringan 3G GSM atau CDMA (telkomsel, indosat, xl, smart, mobile 8, telkom, esia), atau jaringan broadband wireless rumahan atau yang sering disebut RT-RW Net, semua bisa di-share. Apapun koneksinya, pasti bisa di-share.

Ada banyak metode untuk membagi koneksi internet ini, dari yang praktis sampai ribet, dari yang gratis sampai yang mahal. Semuanya memberikan keuntungan dan kerugian tersendiri, sesuaikan saja dengan kebutuhan dan kemampuan.